Lansekap Harga Point of Sales Indonesia 2026

Tahun 2026 menandai pergeseran signifikan dalam industri POS di Indonesia. Integrasi AI, pembayaran QRIS dinamis, dan manajemen stok berbasis cloud telah menjadi standar. Laporan interaktif ini merangkum data harga, fitur, dan tren pasar untuk membantu UMKM hingga Enterprise memilih solusi terbaik.

Rata-rata Biaya (Starter)

Rp 195rb/bulan

â–² 5% dari 2024

Biaya Implementasi

Rp 1.5jt - 5jt

Hardware & Setup Awal

Model Pembayaran

85%

Berlangganan (SaaS)

Fitur Tren 2026

AI Inventory

Permintaan Pasar Tertinggi

📊 Analisis Komparatif

Bagian ini membandingkan biaya berlangganan bulanan dari penyedia POS teratas di Indonesia. Data ini dibagi berdasarkan target pasar: Mikro (UMKM) dan Enterprise (Skala Besar/Waralaba).

Perbandingan Harga Paket Dasar (Bulanan)

Nilai vs Biaya

Posisi relatif berdasarkan kelengkapan fitur dan harga.

Sumbu X: Harga | Sumbu Y: Kelengkapan Fitur

Estimasi Biaya POS Anda

Gunakan alat interaktif ini untuk menghitung perkiraan investasi software dan hardware untuk bisnis Anda di tahun 2026.

1 Outlet
1 10 20+

Estimasi Software Bulanan

Rp 250.000 /bulan

*Berdasarkan rata-rata harga pasar 2026 untuk tipe bisnis ini

Estimasi Hardware (One-time)

Rp 4.300.000 total awal

*Investasi awal untuk seluruh outlet

Rekomendasi Paket

Untuk 1 outlet Ritel, kami menyarankan paket Starter/Grow. Fokus pada manajemen stok dasar dan laporan penjualan harian.

Daftar Vendor & Harga 2026

Detail paket populer dari penyedia utama di Indonesia.

Tren Teknologi POS 2026

1

AI Forecasting

Sistem POS kini memprediksi stok habis dan tren penjualan minggu depan menggunakan data historis, mengurangi pemborosan hingga 20%.

2

Integrasi Omni-Channel

Satu dashboard untuk toko fisik, GrabFood/GoFood, Shopee, dan Tokopedia. Sinkronisasi stok otomatis adalah fitur standar paket menengah.

3

Loyalty Tanpa Kartu

Program loyalitas berbasis nomor WhatsApp terintegrasi langsung di POS, meningkatkan retensi pelanggan tanpa biaya cetak kartu.